Kabupaten Majalengka

Selasa, 22 Januari 2002. Kompas.

SEORANG petani Majalengka membobol bukit demi mendapatkan sepercik air Sungai Cipicung untuk sawahnya. Peristiwa ini terjadi sekitar tahun 1987. Nyi Yuyu Yusanah, warga Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bantarujeg memulai “kerja besarnya” hanya beralatkan linggis, pahat batu, dan palu. Kerjanya tidak sia-sia. Terowongan sepanjang 200 meter, tinggi sekitar satu meter, dan lebar 80 sentimeter, berhasil dibuat. Akhirnya, air pun mengalir deras ke sawahnya. Sosok Nyi Yuyu adalah satu contoh dari 1,1 juta penduduk Kabupaten Majalengka yang hidupnya mengandalkan hasil sawah.Kondisi geografis Kabupaten Majalengka memang kurang menguntungkan untuk persawahan. Sekitar 71 persen wila-yahnya berupa pegunungan dan berbukit. Daerah pegunungan dapat dijumpai terutama di Majalengka bagian selatan, di kaki Gunung Ciremai.

Kondisi ini tentu saja mempengaruhi kelancaran perekonomian kabupaten. Pemasaran hasil bumi dan hasil industri dari pelosok daerah terhambat. Apalagi, sentra hasil bumi seperti sayuran dan buah-buahan berada di selatan, daerah yang bergunung-gunung.

Walaupun dilihat dari sisi transportasi belum menguntungkan, bukan berarti daerah ini tanpa dinamika ekonomi. Denyut perekonomian Kabupaten Majalengka terasa di wilayah utara. Kecamatan Kadipaten, Jatiwangi, dan Sumberjaya termasuk kecamatan yang paling ramai karena dilewati angkutan antarprovinsi. Bus jurusan Cirebon-Bandung dan Bandung-Semarang lalu lalang melewati jalur ini.

Pasar besar pun dijumpai di sepanjang jalan ini, terutama di Kecamatan Kadipaten dan Jatiwangi. Hasil pertanian dari kecamatan lain banyak dipasarkan di Kadipaten dan Jatiwangi. Bahkan, ibu kota kabupaten di Kecamatan Majalengka pun kalah ramai dibanding dengan ketiga kecamatan tersebut.

Seperti halnya Kabupaten Kuningan dan Ciamis, pertanian masih menjadi tonggak utama perekonomian kabupaten. Tahun 2000, total kegiatan ekonominya Rp 2,7 trilyun dengan pertanian Rp 911 milyar. Dengan modal pertanian yang lumayan besar, kabupaten ini berharap tahun 2010 menjadi kabupaten agrobisnis termaju di Jawa Barat.

Karena kondisi geografis kurang mendukung peningkatan produksi tanaman seperti padi, pemerintah daerah mencari jalan lain. Salah satu upayanya adalah mencanangkan diri sebagai Kabupaten Ternak tahun 2002 ini. Ternak seperti unggas, ternak kecil, atau ternak besar lebih bisa diterima alam Majalengka. Penduduk pun dapat mengusahakan ternak tersebut dalam skala rumah tangga.

Untuk mewujudkannya, pemerintah daerah menjalin kerja sama dengan Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi dalam program Sinergi Pemberdayaan Potensi Masya-rakat (Sibermas). Kebetulan salah satu programnya adalah pengembangan ternak, terutama sapi potong, yang dipusatkan di Kecamatan Sindangwangi.

Potensi industri pengolahan pun cukup menonjol di daerah ini. Pada tahun 2000, kegiatan ekonomi di industri pengolahan mencapai Rp 398,6 milyar. Ada bermacam-macam industri seperti bola sepak, genteng keramik, anyaman rotan, anyaman bambu, dan makanan.

Industri pembuatan bola sepak terdapat di Kecamatan Kadipaten dan berkualitas ekspor. Negara tujuan ekspor meliputi Jepang, Korea, Timur Tengah, dan Amerika. Satu-satunya industri bola sepak di Majalengka ini pernah memenangkan tender untuk Piala Dunia di Perancis tahun 1998.

Sepanjang perjalanan dari Cirebon ke Majalengka, industri genteng banyak terlihat di kanan kiri jalan. Industri genteng ini sebagian besar terdapat di Kecamatan Jatiwangi. Genteng keramik Jatiwangi cukup dikenal karena kualitasnya tidak kalah dengan genteng Sokka di Jawa Tengah dan Karangpilang di Jawa Timur.

Menjamurnya pengusaha genteng tersebut menimbulkan permasalahan yang tidak terelakkan. Pengusaha bermodal besar menguasai pasar, sementara pengusaha bermodal kecil kalah dalam pemasaran. Koperasi yang diharapkan dapat menengahi masalah ini tidak berfungsi. Selain itu, penerapan manajemen dari kebanyakan pengusaha sendiri masih sangat tradisional. Sistemnya masih bersifat kekeluargaan dan pembukuan yang rapi jarang dilakukan oleh sebagian besar pengusaha.

***

TANGAN penduduk Majalengka ternyata terampil. Selain industri bola sepak dan genteng, juga dihasilkan produk anyaman rotan yang berkualitas ekspor. Bahan baku rotan berasal dari Sumatera dan Kalimantan. Kerajinan anyaman rotan banyak dijumpai di tiap-tiap rumah di Kecamatan Leuwimunding, Sindangwangi, dan Sumberjaya. Selama ini pemasarannya sudah sampai ke Singapura, Belanda, Jerman, Timur Tengah, dan Amerika.

Kekayaan alam yang disimpan bumi Majalengka cukup besar dan kemampuan sumber daya manusianya ulet serta terampil. Kedua komponen ini bisa menjadi modal utama bagi Majalengka untuk mencapai cita-cita yang sekaligus menjadi semboyannya. Sindangkasih Sugih Mukti yang berarti Majalengka (Sindangkasih) kaya dan bahagia. (Yuliana Rini DY/ Litbang Kompas)

4 Balasan ke Kabupaten Majalengka

  1. bayu wisnu wardhana mengatakan:

    saya ingin sekali mendapatkan data tentang kabupaten majalengka untuk kepentingan pendampingan petani di sana. adakah yang bersedia membantu mendapatkannya?
    saya butuh data-data tentang pertanian dan kasil-hasilnya, serta tentang pasar tradisional dan pasar komoditi yang telah ada
    terimakasih.
    bagi yang bersedia meluangkan waktunya untuk memberikan data tersebut.mohon di kirim ke amail saya atau kontak email saya

  2. deffi erfian mengatakan:

    mohon informasi mengenai pembelian (custom design dan logo) bola kaki ukuran kulit, kualitas standart qty 5000 pcs. ASAP !!!!
    info ditunggu sd 11 jan 08

  3. vila Piscul Raiului mengatakan:

    hi!,I like your writing very a lot! proportion we keep up a correspondence extra
    about your article on AOL? I need an expert on this
    house to solve my problem. May be that is you!
    Taking a look ahead to peer you.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: